Sumber foto : https://images.app.goo.gl/HFCjFThhg3jjraWX8Sumber foto : https://images.app.goo.gl/HFCjFThhg3jjraWX8

JAKARTA – Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, dipastikan tidak akan tampil dalam laga penting melawan China pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta ini menjadi laga krusial bagi skuad Garuda.

Absennya Paes disebabkan oleh akumulasi kartu kuning yang diterimanya dalam dua laga sebelumnya. Penjaga gawang milik FC Dallas itu menerima kartu kuning pertama saat Indonesia melawan Arab Saudi pada 6 September 2024. Kartu kuning kedua ia dapatkan kala menghadapi Bahrain. Berdasarkan regulasi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), seorang pemain yang menerima dua kartu kuning pada ronde ketiga otomatis harus menjalani larangan bermain satu pertandingan.

Dalam wawancara bersama kanal YouTube resmi FC Dallas, Paes mengungkapkan rasa kecewanya karena tak bisa memperkuat Indonesia di depan puluhan ribu pendukung yang akan memenuhi stadion. “Sayangnya, saya mendapat hukuman untuk laga berikutnya melawan China,” ujar Paes.

Ia juga menambahkan bahwa PSSI tengah mengupayakan banding terkait statusnya. “Mungkin kita lihat nanti, mereka (PSSI) masih berusaha memperjuangkannya,” ucapnya, memberikan harapan kecil bagi kemungkinan perubahan situasi.

Dalam pernyataannya di podcast The Haye Way, Paes menyesali momen saat menerima kartu kuning pertamanya melawan Arab Saudi. Menurutnya, keputusan itu diambil karena situasi mendesak yang memaksa dirinya melakukan penguluran waktu. “Saya sadar akan aturan AFC. Dua kartu kuning berarti larangan satu pertandingan, dan saya mendapatkan itu di laga debut saat melawan Arab Saudi. Saat itu, kami butuh waktu karena tekanan sangat besar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Paes menyebut faktor cuaca panas di Arab Saudi juga turut memengaruhi fokus para pemain. “Hanya saya, Calvin, dan Jay yang menjadi starter di pertandingan itu. Cuacanya sangat panas dan membuat kami kelelahan,” ucapnya.

Dalam kondisi sulit tersebut, Paes mengatakan bahwa rekan-rekannya mulai kehilangan konsentrasi. Ia menyinggung cedera ringan yang dialami oleh Jay Idzes dan Calvin Verdonk yang membuatnya harus mengambil risiko dengan mengulur waktu demi memberi kesempatan rekan satu timnya memulihkan kondisi. “Ada momen ketika pemain lawan dari AS Roma menggiring bola dan memberi umpan berbahaya. Saya perlu memperlambat permainan agar kami bisa bernapas sejenak,” ungkapnya.

Meski tidak bisa tampil melawan China, Paes tetap menunjukkan dukungannya bagi tim. Ia berharap skuad Garuda mampu menunjukkan performa terbaik di hadapan pendukungnya dan melanjutkan perjuangan di kualifikasi Piala Dunia 2026.

One thought on “Maarten Paes Dipastikan Absen Lawan China, Ungkap Penyesalan Lewat Wawancara”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *